Dear Kamu
Aku hanya gerimis yang kau paksa masukan dalam laramu yang diam-diam
menanggung setiap tetes peluh deritamu. Hujan yang sedari tadi yang
entah membisikan ribuan pesan ku pandang entengkan pada pucuk-pucuk sisa
rinai dimatamu. Aku mengemis, aku mengemis, aku mengemis.
"Aku mencintaimu, dan cintailah akan aku" diam-diam pintaku pada Tuhan. Selamatkan aku.
*dear kamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar